Daftar Isi
Pada berbagai mesin yang memiliki sistem perpipaan, termasuk mesin mobil, check valve menjadi salah satu jenis katup yang umum digunakan. Jenis valve yang sering disebut sebagai non return valve ini bahkan banyak dimanfaatkan pada sistem hidrolik, karena mampu mencegah aliran balik pada sistem. Lebih lanjut tentang pengertian & fungsi check valve, yuk simak ulasan berikut.
Pengertian Check Valve


Dalam kehidupan sehari hari, check valve merupakan salah satu jenis katup yang mempunyai fungsi vital. Karena seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa jenis valve tersebut seringkali digunakan pada berbagai sistem. Bahkan hampir semua rangkaian sistem hidrolik memanfaatkannya.
Dan seperti yang diketahui bahwa sistem hidrolik banyak digunakan di dunia industri untuk membantu berbagai pekerjaan.
Sehingga dengan kata lain check valve ini termasuk salah satu komponen penting dalam dunia industri tersebut. Yang mana biasanya check valve digunakan sebagai pengaman pada sistem perpipaan.
Katup ini akan terbuka apabila mendeteksi ada aliran yang masuk, dan sebaliknya katup akan menutup apabila mendeteksi ada aliran yang mengalir berlawanan.
Dalam operasinya, check valve bergerak secara otomatis dan tidak mempunyai bagian eksternal atau persyaratan untuk operator.
Itulah kenapa sebagian besar check valve memang didesain tanpa memiliki batang katup atau pegangan, mengingat bahwa operasinya yang berlangsung sepenuhnya otomatis.
Dalam pengertian & fungsi check valve sendiri, katup tersebut ditenagai oleh gravitasi dan tekanan aliran fluida untuk melakukan kegiatan membuka dan menutup.
Biasanya check valve akan ditempatkan di jalur pipa untuk mencegah aliran balik atau dikenal dengan istilah back flow.
Pasalnya back flow memang dikenal sangat berbahaya apabila terjadi di dalam sistem perpipaan. Kondisi tersebut bisa membuat mesin menjadi berhenti secara mendadak, alhasil berisiko menyebabkan kecelakaan di tempat kerja.
Sehingga bisa disimpulkan bahwa penggunaan non return valve ini memang sangat penting, khususnya untuk pompa dan kompresor. Karena pada pompa dan kompresor back flow yang terjadi dapat merusak berbagai bagian dalam peralatan.
Bahkan para ahli merasa bahwa sifat yang dimiliki check valve ini bagaimanapun dapat menghadirkan banyak manfaat, seperti pencegahan kontaminasi.
Fungsi Check Valve


Mencegah Terjadinya Arus Balik
Seperti yang telah dijelaskan bahwa adanya aliran atau arus balik dapat merusak sistem maupun suatu alat. Pembalikan arah fluida ini akan membuat sistem yang bekerja menjadi gagal total atau kerjanya menjadi tidak efisien.
Dan dalam pengertian & fungsi check valve dijelaskan bahwa katup ini dapat membantu mencegah terjadinya arus balik.
Ketika terdapat arus yang berlawanan atau arus balik, maka katup akan menutup sehingga arus balik tidak akan mencapai sistem.
Sehingga check valve sering digunakan pada berbagai saluran yang umum terdapat di kehidupan sehari hari, mulai dari saluran air, uap, maupun gas yang bisa dengan mudah ditemukan.
Mencegah Kontaminasi
Selain mencegah terjadinya arus balik atau back flow, check valve juga bisa membantu mencegah terjadinya kontaminasi yang tidak diinginkan. Contohnya ketika check valve digunakan pada sistem saluran air perumahan.
Dengan adanya check valve yang diaplikasikan pada sistem, maka air kotor bekas cucian tidak akan mengalir ke area air yang bersih dan menimbulkan kontaminasi.
Menurunkan Tekanan
Fungsi lain dari check valve yaitu membantu menurunkan tekanan. Meskipun bukan fungsi utama, namun keberadaan katup tersebut yang memiliki struktur di tengah saluran membuatnya mampu menurunkan tekanan yang ada di dalam sistem. Itu karena sebelum dapat membuka katup, fluida yang bergerak cepat akan tertahan selama beberapa saat.
Vacuum Breaker
Dalam pengertian & fungsi check valve, katup jenis ini juga dapat berperan sebagai vacuum breaker. Misalnya ketika check valve dipasang pada bagian tutup di tangki penyimpanan air.
Adanya katup yang terbuka akan membiarkan udara masuk dan mengisi ruang vakum sepenuhnya. Kemudian setelah terisi penuh valve akan menutup dengan erat.
Prinsip Kerja Check Valve


Pada dasarnya, check valve bekerja berdasarkan prinsip perbedaan tekanan. Jadi ketika tekanan inlet meningkat, maka katup akan terbuka. Dan sebaliknya, katup akan menutup apabila tekanan outlet yang meningkat. Untuk memahami prinsip kerja check valve ini, terdapat beberapa istilah yang sebaiknya dipahami.
Pertama yaitu tekanan inlet atau inlet pressure yang berarti tekanan dari hulu sumber fluida. Kedua, ada tekanan outlet atau outlet pressure yang berarti tekanan dari luar.
Ketiga, tekanan retak atau cracking pressure yang merupakan tekanan minimal saat fluida mengalir. Keempat, closing pressure yaitu tekanan yang diperlukan guna menutup valve.
Dalam menjalankan prinsip kerja tersebut, ada beberapa bagian valve yang akan terlibat. Dimana konstruksi bagian dalam check valve ini relatif sederhana.
Pasalnya hanya terdiri atas tiga bagian saja, yaitu pegas desakan atau pressure spring, seal, dan pembuka tutup lubang yang berupa kerucut atau cone atau bola.
Jenis Jenis Check Valve


Swing Check Valve
Apabila ditinjau dari pengertian & fungsi check valve, katup ini dibagi kembali menjadi beberapa jenis. Yang pertama ada swing check valve, dengan desain yang unik dan sederhana.
Pada tipe ini dilengkapi dengan cakram yang menempel di bagian engsel atas. Sehingga saat terjadi back flow maka cakram akan terdorong turun dan menutup aliran.
Ball Check Valve
Ball check valve didesain dengan struktur yang sesuai dengan namanya, yaitu memanfaatkan bentuk yang menyerupai bola.
Pada tipe ini, ruang valve dibuat cukup besar dan tidak menggunakan pegas. Jadi bola akan terdorong ke atas dan membuka jalan fluida ketika tekanan inlet naik.
Lift Check Valve
Tipe ini biasanya dimanfaatkan untuk fluida gas, liquid, maupun stem yang memiliki flow tinggi. Tujuan penggunaannya di industri adalah untuk mencegah back flow ke steam trap, yang bisa mengakibatkan turbin uap mengalami korosi.
Salah satu keuntungan saat menggunakan lift check valve antara lain pemeliharaannya yang mudah dan kesederhanaan desainnya.
Silent Check Valve
Pada sistem perpipaan air, jenis check valve ini lebih sering digunakan. Itu karena silent check valve mampu mengontrol serta melindungi lonjakan pressure pada saluran air.
Adanya katup tersebut akan mencegah back flow sekaligus water hammer. Selain pada sistem perpipaan air, silent check valve juga banyak digunakan di industri manufaktur tekstil dan pabrik pengolahan kimia.
Dual Plate Check Valve


Dikenal pula dengan nama split disk check valve, pada pengertian & fungsi check valve tipe ini ideal untuk dipasang pada sistem perpipaan yang mempunyai jarak rapat.
Pasalnya dual plate check valve akan membatasi penurunan tekanan secara keseluruhan dan memberi efisiensi hidrodinamik yang baik. Jadi sangat cocok apabila diaplikasikan untuk fluida yang memiliki tekanan ekstrim.
Info Lainnya : Pengertian Control Valve, Fungsi, Jenis, Beserta Cara Kerjanya
Kesimpulan
Pembahasan singkat mengenai check valve ini dapat digunakan sebagai gambaran bahwa penggunaan check valve memang penting dalam kehidupan sehari hari. Namun perlu diketahui bahwa check valve sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, sehingga penggunaannya perlu memperhatikan karakteristik setiap tipenya tersebut.


PT Lamindo Prima Mandiri Merupakan supplier jual check valve yang ada di indonesia, anda bisa kontak kami jika ada permintaan mengenai check valve ini, kami menyediakan hampir semua jenis check valve dan spesifikasi yang anda butuhkan. Kami juga merupakan distributor valve dari manual hingga control, berbagai brand kami bisa supply seperti brand china, eropa, maupun amerika.



