Bagi para pekerja proyek piping, nama butterfly valve mungkin sudah sangat familiar. Pasalnya jenis katup satu ini memang cukup sering digunakan pada sistem perpipaan. Dan sesuai dengan namanya, valve tersebut bekerja seperti sayap kupu kupu. Lebih lanjut terkait pengertian & fungsi butterfly valve, anda bisa simak ulasan berikut ini.
Pengertian Butterfly Valve


Seperti yang telah disinggung di awal, butterfly valve merupakan jenis katup yang cukup umum digunakan pada sistem perpipaan.
Dimana katup ini beroperasi sesuai dengan namanya, yaitu mirip layaknya sayap kupu kupu. Pada awalnya butterfly valve hanya digunakan pada instalasi bertekanan rendah.
Namun seiring dengan berkembangnya teknologi, butterfly valve kemudian menjadi jenis katup yang multiguna.
Lantaran katup tersebut dapat diaplikasikan pada hampir semua sistem perpipaan, baik itu pada pembangunan kapal, industri, platform, sampai di perumahan perumahan.
Jenis valve ini termasuk sebagai katup seperempat putaran yang mempunyai disk seperti kupu kupu dan terhubung ke sebuah stem. Biasanya butterfly valve lebih banyak digunakan untuk memulai, mengatur, dan menghentikan aliran.
Pada pengertian & fungsi butterfly valve, disk akan menutup saat stem membuat piringan seperempat putaran berputar ke posisi tegak lurus dengan arah aliran.
Sebaliknya, ketika katup terbuka maka disk akan diputar kembali untuk aliran. Dengan fungsinya yang demikian, butterfly valve menjadi populer digunakan untuk layanan on-off atau modulasi.
Apalagi bobotnya terkenal ringan, pengoperasiannya cepat, mempunyai biaya lebih rendah, ukuran pemasangan yang kecil, dan ketersediaan dalam ukuran yang sangat besar.
Selain itu, katup kupu kupu ini juga mudah dan cepat dibuka. Sehingga bisa dioperasikan dengan roda gigi, gagang, atau aktuator otomatis. Dimana rotasi pegangan 90 derajatnya memberikan pembukaan atau penutupan valve sepenuhnya.
Dalam ukuran besar, biasanya butterfly valve akan dilengkapi dengan gearbox, dan gearbox dengan handwheel nantinya dihubungkan ke stem.
Hal tersebut membuat pengoperasian katup menjadi lebih sederhana, meskipun harus mengorbankan kecepatan kerjanya. Namun ini tidak begitu dipermasalahkan, sebab butterfly valve masih dapat diaplikasikan pada berbagai media yang melaluinya. Seperti cairan, gas, suhu, dan lumpur dengan berbagai tingkat tekanan.
Cara Kerja Butterfly Valve


Pada pengertian & fungsi butterfly valve, prinsip dan cara kerja katup ini relatif sederhana. Dengan komponen utama yaitu disk, stem, seal, dan body, butterfly valve tipikal mempunyai disk yang diposisikan di tengah pipa. Kemudian terhubung dengan stem yang menyambung ke pegangan atau aktuator di bagian luar katup.
Ketika aktuator memutar stem ke belakang 90 derajat, maka disk akan menjauh dari seat valve dan berada sejajar dengan aliran rotasi parsial.
Kondisi ini memungkinkan aliran menjadi proporsional atau dibatasi. Dan dalam posisi tertutup, disk berada pada keadaan tegak lurus dengan aliran, serta disegel oleh valve. Di sini, o-ring digunakan untuk menutup stem.
Adapun katup yang digunakan untuk servis modulasi bisa dirancang dengan karakteristik equal atau linear. Untuk karakteristik equal, kenaikan gerak katup yang sama dapat menghasilkan persentase perubahan laju aliran yang juga sama.
Sementara untuk karakteristik linear, itu berarti pada X% pembukaan disk maka laju aliran akan sama X% dari laju aliran maksimum.
Komponen & Material Butterfly Valve


Komponen utama butterfly valve yaitu disk, stem, body, dan seat. Katup jenis ini berupa dudukan logam dalam kasus terakhir penampang, umumnya terbuat dari karet sintetis atau alami. Biasanya karet tersebut dipasang pada cakram atau pada badan valve dengan ukuran yang jauh lebih kecil.
Selain itu, beberapa material pendukung yang paling sering digunakan untuk pembentukan butterfly valve antara lain stainless steel, carbon steel, duplex steel, titanium dan titanium alloys, nickel aluminium bronze, nickel alloy steel, dan austenitic stainless steel. Melihat pengertian & fungsi butterfly valve, deretan bahan tersebut adalah yang paling populer digunakan.
Jenis Butterfly Valve
Concentric Butterfly Valve


Concentric butterfly valve merupakan jenis desain paling dasar dari katup kupu kupu. Desain konsentris tersebut berarti batang melewati garis tengah disk, yang terletak di tengah lubang pipa dan dudukannya adalah diameter bagian dalam badan katup. Desain tersebut dikatakan mempunyai seat yang kuat dengan disk dari bahan logam.
Biasanya concentric butterfly valve atau valve offset-nol ini juga disebut dengan nama dudukan berpegas, lantaran yang diandalkan untuk menutup aliran secara efisien adalah fleksibilitas karet seat.
Dengan sifatnya yang demikian, biasanya butterfly konsentris digunakan untuk rentang bertekanan rendah. Dimana disk pertama kali bersentuhan dengan seat di sekitar 85° selama putaran 90°.
Double Eccentric Butterfly Valve
Jenis desain lainnya dari butterfly valve yaitu double eccentric butterfly valve, yang terbuat dari berbagai macam bahan untuk disk dan seatnya. Itu berarti stem pada bagian satu ini tidak melewati garis tengah disk. Namun stem lewat di belakangnya dan berlawanan dengan arah aliran.
Pada saat stem berada di belakang garis tengah disk, maka katup disebut offset tunggal. Dalam pengertian & fungsi butterfly valve, desain seperti itu dikembangkan untuk mengurangi kontak disk dengan seal sebelum katup pada akhirnya ditutup secara penuh. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan masa pakai katup tersebut.
Meskipun dulunya banyak digunakan dalam sistem perpipaan berbagai industri, namun saat ini katup offset tunggal telah banyak tergantikan.
Biasanya yang menggantikannya adalah model butterfly valve offset ganda atau model butterfly valve tiga offset. Untuk fungsinya kurang lebih tidak jauh berbeda.
Triple Eccentric Butterfly Valve


Jika double eccentric butterfly valve terbuat dari berbagai macam bahan pada disk dan seatnya, maka triple eccentric butterfly valve ini umumnya terbuat dari baja. Triple eccentric butterfly valve yang sering disebut triple offset butterfly valve atau TOBV ini, sering digunakan pada aplikasi kritis.
Biasanya model desain tersebut dirancang mirip dengan butterfly valve offset ganda. Dimana offset ketiganya yaitu sumbu kontak antara seat dan disk.
Dengan permukaan dudukan yang berbentuk kerucut dan digabungkan dengan bentuk sama pada bagian tepi disk. Kondisi ini menghasilkan kontak minimal sebelum katup ditutup secara penuh.
Itulah kenapa butterfly valve offset rangkap tiga disebut jauh lebih efisien dan mampu mengurangi keausan. Tidak heran apabila tipe triple eccentric katup kupu kupu sering diaplikasikan pada sistem yang memerlukan dua arah. Seperti pabrik kimia dan pembuatan kapal, LNG atau NPG, sampai penutup minyak dan gas.
Dengan karakteristiknya yang demikian, triple eccentric katup kupu kupu dalam pengertian & fungsi butterfly valve sangat memungkinkan untuk digunakan pada rentang suhu yang lebih tinggi. Apalagi mengingat bahwa peringkat tekanannya juga lebih tinggi terhadap keausan yang lebih sedikit.
Info Lainnya : Jenis Jenis Koneksi Butterfly Valve (Flange, Wafer, & Lug)
Kesimpulan
Demikian pembahasan singkat mengenai butterfly valve. Pengaplikasian produk ini sendiri disesuaikan dengan ukuran dan kebutuhan yang hendak dipasang. Selain itu, standar besinya pun umumnya dijual dengan ketebalan yang beragam. Sehingga perlu diketahui terlebih dahulu bagaimana proyek piping yang dikerjakan, agar kualitas dan fungsi valve tersebut akan terjaga dengan baik.



