judul gambar

Jenis Jenis Butterfly Valve, Beserta Masing-Masing Prinsip Kerjanya

Sebagai salah satu jenis katup industri yang multifungsi, penggunaan butterfly valve sangat familiar dalam proyek piping. Apalagi jenis valve tersebut dapat digunakan pada hampir semua sistem perpipaan, baik itu di industri maupun perumahan. Dalam hal ini, terdapat jenis jenis butterfly valve yang paling umum digunakan. Berikut penjelasan lengkap mengenai jenis jenisnya.

 

Mengulik Cara Kerja Butterfly Valve

Pada hakikatnya, cara kerja pada masing masing jenis butterfly valve memang mempunyai sedikit perbedaan. Namun dasar cara kerjanya kurang lebih sama, sehingga penting untuk memahami terlebih dahulu bagaimana cara kerja dasar dari jenis valve satu ini. Dimana butterfly valve sendiri termasuk ke dalam kelompok quarter turn valve.

Yaitu katup yang untuk membuka maupun menutupnya hanya membutuhkan seperempat putaran. Sehingga pengoperasiannya termasuk cepat, atau dengan kata lain cara kerjanya juga tergolong cepat. Meskipun begitu, butterfly valve jika digunakan untuk aliran tertentu tidak dapat diatur secara manual.

Untuk cara kerjanya sendiri, katup jenis ini menggunakan bahan penutup saluran sebuah disk presisi. Yang mana disk tersebut digerakkan oleh aktuator dengan kondisi terhubung pada handle yang terletak di luar badan katup.

Aktuator yang berperan dalam menggerakkan disk ini bisa digunakan dengan motor listrik, sebuah tuas manual, atau hidrolik.

Prinsip kerja pada jenis jenis butterfly valve relatif sederhana. Dasarnya yaitu disk akan menjauh dari seat valve ketika aktuator memutar stem ke belakang 90 derajat, dan disk nantinya berada pada posisi sejajar dengan aliran rotasi parsial. Pada posisi tersebut, aliran akan menjadi dibatasi atau proporsional.

Sedangkan saat valve dalam posisi tertutup, maka disk akan berada pada posisi tegak lurus dengan aliran. Disk juga disegel oleh valve dan o-ring digunakan untuk menutup stem.

Tentu dengan adanya tambahan peralatan bantu seperti gearbox dan control valve untuk hidrolik, maka putaran motor untuk jenis aktuator motor listrik bisa berkurang.

Jika demikian, maka akan timbul aliran aerodinamis dari disk pada saat kondisi terbuka atau tertutup di 0 derajat. Meskipun hal tersebut membuat butterfly valve kehilangan head yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan jenis gate valve atau ball valve, namun kerugian yang terjadi masih jauh lebih rendah ketimbang globe valve.

Terlebih jenis jenis butterfly valve dapat digunakan untuk berbagai media aliran dalam sistem perpipaan. Baik itu untuk aliran dengan media gas, cairan, atau material yang lebih padat seperti lumpur atau pulp dan lain sebagainya.

Namun perlu diketahui bahwa material bahan pembuat katup tentu mempengaruhi ketahanannya terhadap suhu dan tekanan dari media yang melaluinya.

 

Jenis Butterfly Valve

Concentric Butterfly Valve

Concentric butterfly valve merupakan desain yang paling dasar di antara jenis katup kupu kupu lainnya. Pada desain jenis ini, poros terletak di tengah disk.

Dan saat valve berada pada posisi membuka atau menutup, maka terdapat beberapa bagian cakram yang selalu bergesekan atau bersentuhan dengan jok.

Penataan seperti akan membuat jok mengalami gesekan setiap kali klep beroperasi. Dalam aplikasi umum, concentric butterfly valve ini terbatas pada kelas 150 lantaran desain kursinya. Namun desain seperti ini disebut mempunyai seat yang kuat dengan disk yang terbuat dari bahan logam.

Selain dikenal dengan nama concentric butterfly valve, jenis ini juga populer dengan nama valve offset-nol atau dudukan berpegas.

judul gambar

Nama tersebut disematkan karena bagian yang diandalkan untuk menutup aliran secara efisien yaitu karet seat-nya yang fleksibel. Sifat fleksibel ini membuat katup kupu kupu konsentris lebih umum digunakan untuk rentang bertekanan rendah.

Dimana disk akan bersentuhan dengan seat pertama kali pada posisi 85 derajat selama putaran 90 derajat. Ini berarti batang melewati garis tengah disk yang terletak di tengah lubang pipa, seperti yang telah dijelaskan di awal. Sementara dudukannya yaitu diameter bagian dalam body valve.

 

Eccentric Butterfly Valve

jenis-jenis butterfly valve

Jenis jenis butterfly valve berikutnya yaitu eccentric butterfly valve. Berbeda dari jenis desain concentric butterfly valve yang bagian batang melewati tengah disk, untuk desain eccentric ini stem tidak melewati garis tengah disk. Jadi stem lewat di belakangnya atau berlawanan arah dengan arah aliran.

Ketika stem berada tepat di belakang garis tengah disk, maka katup akan disebut sebagai offset tunggal. Dimana desain eccentric butterfly valve tersebut dikembangkan untuk mengurangi kontak antara disk dengan seal, sebelum katup ditutup secara penuh. Tujuan dari perancangan ini yaitu untuk meningkatkan masa pakai dari butterfly valve utu sendiri.

Namun di zaman sekarang, eccentric butterfly valve atau valve offset tunggal memang telah banyak digantikan dengan model offset ganda ataupun tiga offset.

Untuk eksentrisitas ganda, desain ini memungkinkan cakram berputar dan menggesek seat hanya sekitar 1 sampai 3 derajat. Dan untuk offset ketiga yaitu sumbu kontak disk-seat, yang mana rancangannya mirip dengan offset ganda.

 

Double Offset Butterfly Valve

jenis-jenis butterfly valve

Double offset butterfly valve merupakan jenis jenis butterfly valve yang kini banyak menggantikan penggunaan katup offset tunggal.

Desain ini sesuai dengan namanya, mempunyai 2 offset dibandingkan dengan katup kupu kupu konsentris. Offset yang pertama yaitu poros, terletak tidak di tengah disk melainkan berada sedikit di belakang disk.

Offset tersebut akan membuat valve mempunyai permukaan penyegelan kontinu pada disk. Sementara offset kedua adalah poros yang terletak sedikit di sisi kanan tengah.

Offset ini akan membuat klep tidak menyentuh jok sama sekali pada saat dibuka secara penuh. Pengaturan seperti itu membuat seat akhirnya mengalami gesekan yang jauh lebih sedikit ketimbang tipe konsentris.

Karena itulah desain dari double offset butterfly valve dapat memperpanjang masa pakainya. Dalam aplikasi tipikal, umumnya butterfly valve offset ganda hanya terbatas pada kelas 600 saja.

Biasanya katup kupu kupu dengan desain ini terbuat dari berbagai macam bahan untuk seat maupun disknya.

 

Triple Offset Butterfly Valve

Penggunaan triple offset butterfly valve juga termasuk banyak dilakukan di dalam industri. Dimana desain ini mempunyai offset yang sama dengan katup kupu kupu double offset.

Hanya saja, terdapat satu tambahan offset yang membuatnya memiliki tiga atau triple offset. Adapun satu offset tambahan pada desain tersebut yaitu seat berbentuk kerucut.

Adanya seat yang berbentuk kerucut ini cocok dengan cakram, yang juga dibuat supaya sesuai dengan seat. Penataan sedemikian rupa pada jenis jenis butterfly valve satu ini akan membuat jok tidak mengalami gesekan saat menutup maupun membuka.

Selain itu, katup juga akan menjadi kedap gelembung dalam aplikasi yang bertekanan tinggi. Sehingga masa pakainya menjadi lebih lama.

 

Info Lainnya : Jenis Jenis Koneksi Butterfly Valve (Flange, Wafer, & Lug)

 

Kesimpulan

Dengan berbagai perbedaan pada setiap jenis katup kupu kupu di atas, maka penggunaannya pada aplikasi sebaiknya mempertimbangkan kelas rating dan lain sebagainya dari masing masing jenis. Sehingga operasionalnya mampu berjalan secara efektif dan efisien, serta meminimalisir kerugian yang dapat terjadi dalam industri.

judul gambar